PAMEKASAN, koranmadura.com – Pelatih Madura United, Dejan Antonic, berbicara soal faktor kekalahan timnya atas Persipura Jayapura pada pekan ke-9 Liga 1 2019.
Laga big matc yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa, 16 April 2019, berakhir 1-0 untuk kemenangan Persipura. Gol tunggal tersebut dicetak Boaz Solossa (8′).
Kekalahan perdana Madura United membuat sang pelatih kecewa, karena proses terjadinya gol Boaz Solossa sangat mudah, yang semestinya bisa diantisipasi oleh tiga pemain.
Dejan Antonic mengatkan, pemain Madura United harus merasa malu atas kekalahan tersebut, dan harus bisa mengevaluasi lebih disiplin lagi di setiap pertandingan.
“Sebagai tim besar harus malu dengan kekalahan ini. Sudah berulang-ulang proses gol seperti itu terjadi,” kata Dejan Antonic, Rabu, 17 Juli 2019.
Menurut pelatih berkebangsaan Serbia itu, performa pasukannya tidak terlalu jelek, bahkan mampu mengendalikan dan menciptakan beberapa peluang.
Hanya saja, performa pemain menurun di babak kedua. Hal itu karena faktor kelelahan fisik dan banyaknya pemain inti yang tidak bisa tampil, baik sakit ataupun cedera.
“Dari Jakarta kita langsung ke Jayapura. Pemain tidak punya waktu banyak untuk recovery sehingga kelelahan,” pungkasnya. (RIDWAN/ROS/DIK)