KORANMADURA.com – Sebuah truk trailer bermuatan 28 ton kapas menabrak Puskesmas Mojosongo, Boyolali pagi tadi. Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang tewas di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Febriyani Aer, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.40 WIB, Kamis (25/7/2019).
“Truk trailer melaju dari arah Semarang menuju Solo,” kata Febriyani Aer di lokasi kejadian siang tadi.
Menjelang sesampainya di lokasi kejadian, rem truk trailer yang dikemudikan Solchan (38) warga Kaliwungu, Kendal itu diduga mengalami rem blong. Sementara di pertigaan Wika, lampu traffic light sedang menyala merah dan sejumlah kendaraan sudah berhenti.
“Sopir truk trailer kemudian membanting setir ke kanan,” jelasnya.
Truk trailer bernomor polisi H 1975 BH itu pun menabrak median jalan. Namun bukannya berhenti, truk justru terus melaju, menabrak tiang lampu penerangan jalan di median jalan.
Truk terus melaju tak terkendali melewati lajur jalan dari arah berlawanan atau Solo menuju Semarang. Laju truk kemudian masuk ke Puskesmas dan menabrak bangunannya.
“Saat truk masuk ke Puskesmas, ada korban yang hendak keluar dari Puskesmas tersebut, sehingga kecelakaan tak terhindarkan dan menyebabkan pengendara motor seorang wanita (korban) itu meninggal dunia,” terang Febriyani Aer.
Korban sempat berusaha lari menyelamatkan diri agar tak tertabrak truk trailer. Namun karena truk melaju kencang tak terkendali, sehingga korban tetap tertabrak.
Korban meninggal dunia yakni Irza Laila Nur Trisnha Winandi (21) warga Perum BSP 2 Desa Karanggeneng, RT 08/11 Boyolali Kota. Sedangkan korban luka ringan yakni ibu korban, Dwi Yani Merbawaningrum (44) dan sopir truk trailer tersebut, Solchan (38) warga Plantaran, Kaliwungu, Kendal.
(DETIK.com/ROS/VEM)