KORANMADURA.com – Seorang wanita asal Sumba Ade Aprilia R Ngana (19) dibawa Satpol PP Denpasar ke RSJ Bangli. Ade diduga mengalami gangguan kejiwaan karena terus mengamuk dan merusak ruangan.
“Memang awal dia ngamuk-ngamuk di Pedungan, terus saat diamankan sudah begitu adanya sudah diatasi tim medis kami tidak banyak membantu tetap ngamuk. Maunya kabur lewat plafon, sampai melempar-lempar genting ke tetangga, kita turunin dari plafon sekarang sudah kita berangkatkan ke RSJ,” kata Kasatpol PP Denpasar I Dewa Sayoga ketika dimintai konfirmasi, Senin (15/7/2019).
Dewa mengatakan Ade itu diamankan di pinggir jalan di area Pedungan, Denpasar Selatan. Ade awalnya diamankan aparat kelurahan.
“Kita ambil Jumat malam di Pedungan, ya memang tidak tenang ini, setiap saat dia ngamuk. Kami tidak tahu mereka tinggal di mana, ngamuknya kan di Pedungan ada laporan lurah. Dia diamankan di jalan oleh aparat lurah, dibawa ke kantor lurah setelah itu kami amankan,” jelasnya.
“Karena libur Sabtu-Minggu, menunggu proses pemeriksaan baik administrasi kependudukan maupun tes kejiwaannya dari tim medis memang ada gangguan kejiwaan. Sehingga sekarang memang jadwal pengiriman (ke RSJ),” sambungnya.
Wanita yang berstatus mahasiswa di KTPnya itu sempat membobol plafon ruangan. Entah bagaimana caranya, lantai di ruangan itu juga jebol.
“Sejak subuh tadi, sudah mencoba kabur dengan merusak plafon, kalau ngerusak ruangan sejak awal. Tambah keras ngamuknya sampai mau kabur,” ucapnya.
Menurut Dewa, tim medis juga sempat berusaha menenangkan Ade dengan bius. Namun, tidak mempan.
“Ya kita tim medis kami sudah berusaha keras dengan membius masih aja nggak mempan, masih aja ngamuk. Akhirnya nggak bisa lagi harus segera berangkat ke RSJ, karena kan mengganggu tetangga malam juga teriak-teriak keras,” tuturnya.
(DETIK.com/ROS/VEM)