PAMEKASAN, koranmadura.com – Pendapatanan Asli Daerah (PAD) untuk tower dinilai bocor. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ismail.
Menurutnya, PAD untuk tower sejauh ini masih stagnan. Sehingga hal itu perlu diadakan evaluasi untuk mencegah adanya kemungkinan bocor.
“Iya mungkin dievaluasi lagi la ya, agar tidak ada kebocoran,” ungkapnya, Kamis, 25 Juli 2019.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Pamekasan, Bahrun mengatakan, PAD untuk tower itu tahun ini diperkiarakan sama dengan tahun sebelumnya, yaitu kurang lebih Rp 800 juta.
“Rp 800 juta, sama dengan sebelumnya dengan total 170-an tower yang beroperasi. Namun ada satu yang nunggak karena tidak tahu alamatnya,” paparnya.
Ditanya target dan capaian PAD dengan anggka pasti, pihaknya tidak menjelaskan secara pasti. “Kurang lebih gitu, angka pastinya ada di Kantor,” dalihnya. (SUDUR/ROS/VEM)