PAMEKASAN, koranmadura.com – Kapten Madura United, Greg Nwokolo tampak kesal melihat tribun Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jawa Timur, minim suporter ketika menjamu PSM Makassar pada laga lanjutan Liga 1 2019, Kamis, 4 Juli 2019.
Padahal, kata Greg, panggilan Greg Nwokolo, skuat Madura United membutuhkan dukungan suporter untuk bersama-sama berjuang untuk Madura. Selain menyoroti sepinya suporter, Greg juga mencibir sikap suporter yang cerewet di media sosial (Medsos).
“Kami menjalani pertandingan hari ini dengan kondisi stadion sedikit yang memberikan dukungan. Jika kami mendapatkan kemenangan, mereka ramai di Medsos. Itupun dengan komentar-komentar yang kadang berisi tulisan ‘ini out’, ‘itu out’, ‘pemain ini sudah tua out-kan aja’, dan berbagai komen yang hanya rame di medsos,” kata Greg Nwokolo, seperti dilansir laman Facebook Madura United FC.
“Apalagi mengalami kekalahan, medsos menjadi sangat ramai dengan tulisan-tulisan out in-out in pemain,” tambahnya.
Menurut Greg, seluruh pemain Madura United berjuang untuk warga Madura, sehingga butuh dukungan. “Kami disini berjuang untuk mereka warga Madura. Kemarin kami lawan Persebaya serasa kandang Persebaya. Hari ini kami main, beberapa (bangku tribun) kosong,” ungkapnya.
Oleh karenanya, ke depan Greg meminta suporter Madura United datang ke Stadion untuk terus memberikan dukungan. Termasuk saat Madura United menjalani leg kedua Piala Indonesia menghadapi PSM Makasar, Minggu, 7 Juli 2019, nanti.
“Kami butuh mereka. Apalagi hari Minggu ini sangat krusial. Mereka harus datang langsung ke stadion untuk bersama-sama berjuang di kejuaraan Piala Indonesia. Jangan hanya ramai di Medsos saat kami menang atau pun kalah,” pungkasnya.
Madura United harus menang minimal 2-0 atas PSM jika ingin lolos ke partai final Piala Indonesia setelah di leg pertama Madura United kalah 0-1 dari PSM di Stadion Andi Mattalatta beberapa waktu lalu. (RIDWAN/FAT/VEM)