BANGKALAN, koranmadura.com – Persoalan sampah di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menjadi masalah utama. Buktinya, banyak masyarakat setempat membuang sampah sembarangan di area jalan raya kamal menujuk ke Bangkalan kota. Akibatnya, tumpukan sampah menjadi liar.
Hasil pantauan koranmadura.com, terdapat tiga lokasi pembuangan sampah dari arah kamal menuju Bangkalan Kota. Namun lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah tersebut sebenarnya bukan tempat yang disedikan oleh pemerintah. Sehingga masyarakat sekitar yang dekat dengan lokasi mengeluhkan tumpukan itu.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kebupaten Bangkalan Hadari mengeluhkan atas kejadian tersebut. Menurutnya, penyelesaian persoalan sampah ini bukan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah Bangkalan.
“Selain pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Bangkalan ini, masyarakat juga harus sadar untuk membuang sampah pada tempatnya dan waktu membuang sampah juga kapan harus tahu,” kata Hadari, Senin, 22 Juli 2019.
Hadari juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyedikan tempat pembuangan sampah. Namun sayangnya, terkadang masyarakt tidak peduli ada kebersihan.
“Semestinya masyarakat membuang sampah pada tempat yang disediakan oleh kami dan waktu buang sampah sebelum jam 08.00 WIB, karena kami mengangkut sampah pukul 08.00,” jelasnya.
Oleh karenaya Hadari mengimbau kepada masyarakat Bangkalan agar membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, sehingga menurutnya akan lebih mudah untuk mengambil sampah untuk diangkat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.
“Kami imbau agar sadar akan lingkungan, buang sampah pada tempatnya, agar kami mudah untuk mengangkutnya,” imbaunya.
Sebelumnya, DLH setempat telah mendapatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim berupa 7 Unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah. Penyerahan tersebut secara simbolis diterima langsung oleh Bupati Bangkalan.
“Mudah-mudahan program CSR berupa kendaraan roda tiga ini bisa memberikan manfaat kepada pemerintah Kabupaten Bangkalan,” kata Direktur Ritel dan Consumer dan Usaha Syariah Bank Jatim, ElFaurid. (MAHMUD ISMAIL/SOE/DIK)