PAMEKASAN, koranmadura.com – Dalam berkas percairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) perlu ditandatangani ketua komite sekolah. Namun, di SDN Potoan Daya I, tanda tangan tersebut diduga di palsukan.
Dugaan itu muncul ketika pihak sekolah untuk pertama kalinya meminta tanda tangan ketua komite sekolah SDN Potoan Daya I, H. Abdurrahman. Sebab, sudah sekitar 6 tahun jadi ketua komite, pihak sekolah baru sekali meminta tanda tangan, pada pencairan BOS terakhir.
“Kalau yang dulu-dulu tidak pernah meminta tanda tangan saya. Makanya kuat dugaan pada pencairan yang sebelum-sebelumnya tanda tangan saya ditiru atau dipalsukan,” kata ketua komite sekolah SDN Potoan Daya I, H. Abdurrahman.
Menanggapi itu, Kepala Sekolah SDN Potoan Daya I, Abd. Mutallib membantah telah melalukan pemalsuan tanda tangan ketua komite untuk pencairan BOS. Pihaknya mengaku selalu minta tanda tangan ketua komite sekolah untuk setiap kali pencarian.
“Saya menjabat kepala sekolah disini (SDN Potoan Daya I) mulai 2017. Untuk pencairan BOS kami selalu minta tanda tangan ketua komite sekolah. Tidak benar kalau kami memasukkan tanda tangan,” kata Abd Mutallib, saat dihubungi melalui sambung telpon. (ALI SYAHRONI/SOE/VEM)