SAMPANG, koranmadura.com – Diduga dihantam ombak besar di perairan Barat Laut Pulau Mandangin, ‘Guntur’ salah satu kapal penangkap ikan milik nelayan asal warga Pesisir Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tenggelam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tenggelamnya kapal itu terjadi sekitar pukul 04.00 wib pagi. Peristiwa tersebut menewaskan satu Anak Buah Kapal (ABK).
“Satu orang tewas tenggelam, dan 12 ABK lainnya masih selamat. Kapal itu milik warga nelayan camplong,” tutur Kepala Desa (Kades) Mandangin, Saiful Anam, Sabtu 2 Agustus 2019.
Menurutnya, kapal ikan yang tenggelam berjenis Pursein. Sedangkan peristiwa tersebut diduga akibat hantaman ombak besar saat sedang melepas jaring ikan. Akibatnya kapal beserta 13 ABK tenggelam berhasil di evakuasi oleh nelayan Mandangin yang melintas di dekat lokasi kejadian. Namun ada satu ABK tidak terselamatkan.
“Saat sedang melepas jaring, posisi kapal terombang-ambing, sehingga ketika ada ombak besar datang, kapal langsung terbalik. 13 ABK termasuk yang meninggal berhasil dievakuasi oleh tim Polair Sampang,” terangnya.
Terpisah, Kasatpolair Polres Sampang, Iptu Agung Widodo saat dihubungi via telepon membenarkan kejadian tersebut. Menurut Agung, pihaknya diberitahu oleh kepala desa setempat bahwa terjadi peristiwa kapal tenggelam di Perairan Pulau Mandangin.
“Korban sudah dievakuasi. Meninggal 1 orang, dan 12 orang selamat,” singkatnya. (MUHLIS/ROS/VEM)