SUMENEP, koranmadura.com – Sejak 2015 lalu, tercatat sebanyak 700 orang yang meminjam buku ke Perpustakaan Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak mengembalikan buku yang dipinjamnya.
Tidak diketahui alasan mereka itu memilih tak mengembalikan buku-buku yang dipinjam. Namun akibat hal tersebut banyak buku di Perpusatakaan sekarang tak diketahui kondisinya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni tidak menjelaskan secara detil ada berapa eksemplar buku perpustakaan yang tidak dikembalikan oleh 700 peminjam itu.
“Tapi kalau misalkan dirata-ratakan tiap orang itu meminjam dua buku dan tidak dikembalikan, berarti ada seribu empat ratus judul buku perpustakaan yang tak kembali,” katanya, Selasa, 27 Agustus 2019.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep ini mengungkapkan, ke depan pihaknya akan berusaha menarik buku-buku yang dipinjam namun tak dikembalikan itu.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumenep akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada masing-masing pemimjam agar mengembalikan buku yang pernah dipinjamnya.
“Kalau sudah tiga kali dikasi surat pemberitahuan tetap tidak mengembalikan, nanti kami akan datangi ke rumah-rumah mereka secara kekeluargaan. Sekaligus kami akan memberikan pembinaan,” pungkasnya. FATHOL ALIF/ROS/VEM