PAMEKASAN, koranmadura.com – Kepala Inspektorat Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Moh Alwi mengaku kekurangan petugas saat melakukan audit realisasi Dana Desa (DD) dan realisasi APBD di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Sampai sekarang hanya terdapat 24 personel yang bertugas memeriksa realisasi DD dan APBD di masing-masing OPD,” kata Moh Alwi, Senin, 12 Agustus 2019.
Menurutnya, petugas yang statusnya honorer tersebut memeriksa realisasi DD di 189 Desa/Kelurahan di Pamekasan dan 50 OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan.
“Ditambah pemeriksaan rutin dan insidental seperti mereview SAKIP, DAK dan lainnya,” ungkapnya.
Saat ini, kata Alwi, panggilan Moh Alwi, saat ini inspektorat tengah berusaha menambah pegawai dengan mengusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
“Usalan penambahan pegawai ini melalui badan kepegawaian, semoga Inspektorat dapat jatah saat rekrutmen CPNS tahun ini,” pungkasnya.(RIDWAN/SOE/VEM