PAMEKASAN, koranmadura.com – Beberapa pimpinan Partai Politik (Parpol) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengusulkan tempat Pelantikan DPRD periode 2019-2024 diletakkan di ruang terbuka atau outdoor.
Menurut Bupati Baddrut Tamam, usulan itu datang salah satunya dari Ketua DPC PKB Pamekasan, Ali Wafa. Partai besutan Muhamaimin Iskandar ini menghendaki pelantikan DPRD terpilih tidak di pendopo, tetapi diletakkan di beberapa desa yang mengalami krisis air bersih.
“Beberapa usulan salah satunya meminta untuk diletakkan di Desa Pagantenan, Desa Tanjung dan desa-desa lainnya yang masih dikatagorikan kekurangan air,” kata Baddrut Tamam, Kamis, 15 Agustus 2019.
Selain di desa-desa yang krisis air, tambah Ra Badrut, sapaan akrab Baddrut Tamam, juga ada yang usul diletakkan di area tambak garam. “Ada yang mengusulkan di tambak garam dengan alasan karena garam hari ini sangat murah dan hal itu perlu diperjuangkan,” tambahnya.
Meski demikian, sambungnya, Ra Baddrut memasrahkan kepada pihak panitia. “Semua saya serahkan kepada panitia, ayo partai-partai ini rembuk bersama baiknya dimana, mau diletakkan di Pendopo oke, dan atau di luar Pendopo juga oke,” pungkasnya. (SUDUR/SOE/DIK)