BANGKALAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur resmi melaunching Taman Pendidikan Mangrove (TPM) di Desa Labuhan, Kecamatan Sepuluh, Kamis, 1 Agustus 2019.
Namun, wisata yang diproyeksikan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat itu ternyata masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah setempat. PasalnyaTerutama akses jalan menuju TPM sempit.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron. Menurutnya, Ekonomi Wisata TPM yang bekerja sama dengan Pertamina Hulu Energy West Madura Offshore (PHE WMO) ini sangat berpotensi untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar, sehingga infrastruktur di area TPM perlu diperhatikan, seperti jalan akses menuju TPM.
“Kami akan cari jalan alternatif, tadi kami masuk ke TPM ini jalannya kecil, sehingga mobil besar tidak masuk, kami akan bicarakan dengan pak Wakil Bupati Bangkalan untuk mencarikan jalan alternatif yang terbaik menuju akses TPM ini,” kata Ra Latif, sapaan akrabnya usai launching TPM.
Mantan Wakil Ketua DPRD Bangkalan ini juga berharap kepada warga sekitar agar bisa mempergunakan kesempatan ini dengan baik. “TPM ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar, karena warga sekitar bisa berwirausaha di area wisata ini,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan, Moh. Hasan Faisol menyampaikan bahwa pihaknya akan menganggarkan di APBD Bangkalan pada tahun 2020 untuk pembangunan jalan menuju wesita TPM. Selain itu juga, pihaknya akan membuat tempat parkir yang layak untuk ditempati oleh mobil kecil dan besar.
“Pertama kami akan membuat jalan yang layak dan bisa di akses oleh semua kendaraan, baik kendaran kecil ataupum besar dan yang kedua kami juga akan buat tempat parkir utama sehingga ketika ingin jalan bisa menggunakan kendaraan kecil masuk ke wisata TPM,” katanya. (MAHMUD ISMAIL/SOE)