SUMENEP, koranmadura.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Kabupaten Sumenep Eri Susanto mengatakan serapan anggaran masih tidak terlalu tinggi. Hingga 27 September 2019, baru 20 persen dari total anggaran sekitar Rp 150 miliar.
“Baru sekitar 20-an persen untuk keseluruhan,” katanya, Jumat, 27 September 2019.
Salah satu upaya yang bakal dilakukan kata dia, mempercepat pekerjaan fisik. “Ia kebut saya nanti pekerjaan fisik,” ungkapnya.
Hanya saja pria yang akrab disapa Erik itu enggan memberikan keterangan penyebab minimnya serapan anggaran tersebut. “Ini kan masih berjalan, nantilah kan evaluasi masih Desember,” jelasnya.
Tahun 2019 anggaran proyek fisik sebesar Rp122 miliar yang terbagi dalam 36 paket pekerjaan. Anggaran tersebut merupakan akumulasi dari APBD tingkat II dan DAK.
“Untuk yang APBD murni sudah dikerjakan semua, sementara yang PAK (perubahan anggaran keuangan) masih dalam tahap perencanaan,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas PU Pengairan itu optimis hingga akhir tahun anggaran terserap semua. “Kita upayakan itu, pasti terserap,” tegasnya. (JUNAIDI/SOE/VEM)