SUMENEP, koranmadura.com – Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan mulai mentransfer uang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke masing-masing rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai minggu depan melalui Bank Mandiri.
BPNT sendiri merupakan program Kemensos RI sebagai pengganti Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos-Rastra) yang sebelumnya diterima para KPM.
“Rencananya mulai minggu depan kami akan mentransfer uangnya ke masing-masing rekening KPM melalui Bank Mandiri,” ujar Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah Tiga Kementerian Sosial (Kemensos), Mangara Simajuntak, di Sumenep, Rabu, 4 September 2019.
Tiap KPM nantinya akan menerima bantuan keuangan Rp 110 ribu per bulan. Uang tersebut bisa dibelanjakan di E-Warung yang telah disiapkan oleh Himbara (himpunan bank milik negara). Untuk di Sumenep oleh Bank Mandiri.
Baca: Bansos Rastra Beralih ke BPNT, Kemensos Sebut 10 Ribu Lebih Data KPM di Sumenep belum Valid
Lalu, bagaimana kesiapan E-Warung di kabupaten paling timur Pulau Madura untuk melayani para KPM? Atau sudah berapa banyak E-Warung yang telah disiapkan oleh Bank Mandiri?
Kepala Cabang Bank Mandiri Sumenep, Soni Minarsa mengungkapkan, dari 334 Desa di Sumenep, saat ini sudah ada 224 E-Warung yang siap melayani proses BPNT. Dari total yang disiapkan 311 e-Warung.
“Sebenarnya kami punya agen sekitar 600-an. Tapi yang sesuai klasifikasi E-Warung, itu ada 311. Dari 311 itu, yang sudah siap mesinnya 224,” ujarnya.
Terkait jumlah E-Warung, menurut dia, idealnya memang satu desa satu E-Warung. Hal itu di luar desa-desa yang tak ada sinyal. “Tapi untuk desa tak ada sinyal sudah kami disiapkan solusinya,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)