SAMPANG, koranmadura.com – Nahas dialami H Nahrawi (45), warga Dusun Kotem, Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, setelah dapur dan sebagian rumahnya dilalap si jago merah.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Jumat, 20 September 2019, sekitar pukul 14.55 wib. Saat itu, H Nahrawi sedang berada di Musala yang terletak di depan rumahnya. Penyebab kebakaran diduga oleh arus pendek listrik yang berada di dalam dapur yang terbuat semi permanen yang terletak di belakang rumahnya.
“Korban mengetahui kobakaran api ketika warga sekitar memberitahu korban usai melihat kepulan api yang berasal dari dalam dapur korban. Terkejut, korban kemudian masuk melihat ke dalam dapur, tapi kondisi api semakin membesar,” ujar Kasi Ops Damkar Satpol PP Sampang, M Maftuh Fathorahman.
Lanjut Maftuh menceritakan, melihat kobaran api yang semakin membesar, korban kemudian langsung menyelamatkan barang-barang yang ada di rumahnya karena letaknya berdekatan. Setelah sejumlah barang terselamatkan, korban meminta tolong kepada warga sekitar dan menghubungi pihak damkar.
“Dapurnya dibuat semi permanen ditambah lagi kondisi angin cukup kencang sehingga sangat cepat api membesar. Karena khawatir merembet ke pemukiman warga, akhirnya melaporkan kepada kami. Kami berdamai dua unit damkar dan dua tanki air tiba di lokasi sekitar pukul 15.05 wib. Kemudian kami lakukan pemadaman hingga pukul 17.09 wib sore,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namum pemilik rumah mengalami sedikit luka bakar di bagian lengan kanannya. (MUHLIS/ROS/VEM)