BANGKALAN, koranmadura.com – DPP PPP secara resmi menunjuk Hosyan sebagai Wakil Ketua DPRD Bangkalan periode 2019-2024.
“Alhamdulillah Wakil Ketua DPRD jatuh kepada saya, ini adalah takdir Allah untuk menjabat wakil ketua kembali,” Kata Hosyan, Selasa, 10 September 2019.
Baca: PPP Belum Setor Nama Calon Wakil Ketua DPRD
Menurutnya, surat rekomendasi dari DPP PPP diterima pada tanggal 09 September 2019. Kemudian, surat itu disampaikan kepada Ketua DPC PPP Abdul Latif Amin Imron.
“Kemaren sore pukul 16.00 WIB saya terima suratnya, dan saya langsung sampaikan kepada pimpinan DPC PPP,” tuturnya.
Ditanya terkait pertimbangan memilih dirinya sebagai wakil ketua, Hosyan menyampaikan mungkin karena alasan senioritas di partai. Karena dirinya mengaku telah lima periode menjalani tugas sebagai wakil rakyat.
“Saya senior, dipilih menjadi anggota dewan lima periode, dan pak Nur Hasan menjabat anggota dewan masih dua periode di PPP, bahkan saya paling lama jadi anggota dewan dari pada 49 anggota,” ucapnya.
Selain itu, ia membantah jika PPP dianggap sebagai ‘biang kerok’ terlambatnya pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Karena menurutnya, di PPP ada aturan dan tahapan yang harus dilalui dalam penentuan wakil ketua.
“Ada tahapan fit and proper test yang harus dilalui di setiap anggota yang ingin menduduki sebagai wakil ketua dewan. Tidak serta merta ditunjuk langsung,” katanya.
Namun, apapun keputusan DPP, dirinya akan bekerja dengan maksimal dalam menjaga amanah partai. “Semoga saya bisa amanah dan mempertanggung jawabkan di hadapan Allah,” ucapnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil uji kelayakan yang digelar DPC PPP Bangkalan, dari tujuh kader yang lolos ke DPRD, ada tiga kader yang diusulkan ke DPP PPP, diantaranya ialah Hosyan, Nur Hasan, Achmad Syafik. (MAHMUD ISMAIL/SOE/DIK)