SUMENEP, koranmadura.com – Babak pendahuluan Liga 2 2019 telah memasuki pekan ke-19. Itu artinya sudah memasuki pekan-pekan krusial bagi semua tim yang berlaga di kompetisi ini. Termasuk Madura FC.
Hingga pekan ke-18, Madura FC baru mengoleksi 17 poin. Dari 16 laga yang telah dijalani, Laskar Jokotole baru merasakan empat kali kemenangan, lima kali seri dan telah menelan tujuh kekalahan.
Akibat minim mendapatkan poin, sejauh ini Madura FC terseok-seok di papan bawah klasemen sementara wilayah timur. Posisi Madura FC satu hanya tingkat di atas zona degradasi atau di urutan kesembilan.
Posisi Madura FC saat ini hanya lebih bagus dari Sulut United di posisi kesepuluh dan Persatu Tuban yang ada di dasar klasemen sementara. Posisi ini sangat riskan bagi Usman Pribadi dan kawan-kawan.
Madura FC harus bisa memaksimalkan empat laga sisa yang masih dimiliki agar tak sampai terjerumus ke jurang degradasi. Namun itu bukan persoalan mudah. Karena tiga di antaranya merupakan laga tandang.
Secara berturut-turut, Madura FC akan melakoni laga tandang menghadapi Persewar Waropen, Persik Kediri, dan Persiba Balikpapan. Tentu tak mudah bagi Laskar Jokotole melewatinya dengan mulus.
Persik Kediri yang saat ini berstatus pemuncak klasemen sementara tentu tak ingin kehilangan poin untuk menjaga asa lolos ke babak delapan besar. Sedangkan Persewar Waropen dan Persiba Balikpapan juga pasti mengincar kemenngan. Minimal untuk menjauhi zona degradasi.
Dengan demikian, harapan terbesar Madura FC untuk mendulang poin maksimal hanya saat menjamu Persatu Tuban di pekan terakhir babak pendahuluan Liga 2 musim 2019.
Karena itu Madura FC harus bermain all out untuk bisa mendapat poin semaksimal mungkin. Jika sampai tidak, anak-anak asuh Coach Agus Yuwono harus siap-siap terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
Kenyataan pahit seperti itu bisa terjadi jika di sisa kompetisi ini dua tim di bawahnya, khususnya Sukut United, berhasil meraup poin lebih banyak dari Madura FC. Sekadar diketahui, Sulut United dan Persatu Tuban memiliki potensi untuk itu karena sama-sama masih memiliki dua kali laga kandang.
Jika berhasil menyapu bersih empat laga sisa dengan kemenangan, poin terakhir Madura FC ialah 29. Sementara jika hanya menang satu kali, di laga kandang menghadapi Persatu Tuban, poin Laskar Jokotole akan mentok di angka 20.
Dengan begitu poin Madura FC masih berpotensi disalip Sulut United yang saat ini juga memiliki 17 poin, hanya kalah head to head dari Madura FC sehingga berada di bawahnya. Dengan catatan mereka berhasil memenangkan dua laga kandangnya.
Jika skema itu yang terjadi, maka besar kemungkinan Madura FC akan terdegradasi musim ini. Namun demikian, dalam dunia sepakbola, di atas lapangan segala kemungkinan masih bisa terjadi. Meskipun hal itu merupakan mission impossible bagi Laskar Jokotole. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)