SUMENEP, koranmadura.com – Pelantikan empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dijadwalkan digelar pekan depan. Itu menyusul turunnya Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur.
“Rapat paripurna pelantikan pimpinan DPRD definitif akan dilaksanakan di Graha Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Senin 23 September 2019,” kata Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Sumenep sementara.
Pengambilan sumpah atau janji itu bakal dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sumenep. Surat pemberitahuan kepada semua anggota DPRD Sumenep telah disampaikan.
“Penentuan waktu itu merupakan hasil kesepakatan antara pimpinan DPRD sementara dengan fraksi,” jelasnya.
Empat pimpinan yang bakal dilantik itu diantaranya, KH. Abd Hamid Ali Munir (PKB) sebagai ketua, Indra Wahyudi (Demoktrat), Ahmad Salim (PPP), dan Faisal Mukhlis (PAN) masing sebagai wakil ketua. Nama-nama tersebut telah diumumkan pada rapat paripurna DPRD Sumenep, Rabu, 11 September 2019.
50 Anggota DPRD Kabupaten Sumenep hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 dilantik pada 21 Agustus 2019 di Pendopo Keraton. Saat itu, KH. Abd. Hamid Ali Munir ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sementara dan Indra Wahyudi sebagai Wakil Ketua Sementara.
Pada 9 September 2019, Fraksi-fraksi terbentuk. Ketua Fraksi PKB yang didalamnya ada PBB, adalah Moh Muhri, Ketua Fraksi PAN, Suharinomo, Ketua Fraksi PPP, H. Latif, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ahmad Jazuli, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Zainal Arifin, Ketua Fraksi Gerindra, Jubriyanto, Ketua Fraksi Gabungan (Hanura, NasDem dan PKS), Akis Jazuli.
Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Pansus Tata Tertib (tatib) DPRD. Saat itu Akis Jazuli dipercaya sebagai ketua, dan Ahmad Jazuli sebagai wakil ketua. Pembahasan Pansus telah selesai ditingkat Pansus namun belum diparipurnakan. (JUNAIDI/ROS/VEM)