KORANMADURA.com – Tampaknya keperawanan masih menjadi masalah di antara pasangan yang ingin segera menikah di zaman sekarang. Seperti dialami oleh pasangan asal Malaysia ini dimana si wanita harus membuktikan dirinya masih perawan kepada keluarga tunangannya.
Baca: Operasi Patuh Semeru 2019, Polres Bangkalan Tilang 2.555 Kendaraan
Baru-baru ini seorang dokter dengan nama akun Twitter @DrAmalinaBakri jadi viral setelah berbagi cuitan ada seorang wanita yang bertanya padanya tentang tes keperawanan. Wanita tersebut pun mengungkapkan bahwa tunangan dan keluarganya ingin meminta bukti jika dirinya masih perawan.
“Seorang gadis bertanya saya soalan ini ‘Dokter, bagaimana saya bisa buktikan kepada tunangan dan keluarga kalau saya masih perawan. Ada tidak medikal check-up untuk memberikan bukti karena mereka memintanya’. Pertama-tama, saya tidak percaya seseorang akan menanyakan hal seperti itu,” cuit Amalina yang kini telah mendapatkan 31 ribu lebih retweet.
Baca: Oknum Pj Kades di Sumenep Diduga Minta Uang Rp 40 Juta untuk Tanda Tangan Pencairan DD
Amalina pun menambahkan bahwa ia terkejut dan sedih bahwa tunangan dan keluarga gadis itu bahkan akan meminta bukti keperawananannya. Dokter spesialis pelatihan dan bedah umum ini kemudian berbagi artikel yang ditulis oleh Profesor Dr Imelda Balchin yang menjelaskan tentang selaput dara, dan bagaimana itu merupakan cara yang sangat cacat dan tidak sempurna untuk menentukan keperawanan.
Pada dasarnya, Profesor Imelda mengatakan bahwa itu adalah mitos bahwa selaput dara menutupi lubang vagina sepenuhnya, dan hanya pecah ketika wanita itu melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya. Selaput dara yang pecah atau tidak berdarah saat hubungan intim untuk pertama kali tidak berarti wanita itu bukan perawan.
Faktanya, Profesor Imelda menambahkan bahwa selaput dara seorang gadis menjadi fleksibel dan berlubang karena memungkinkannya mengalami pubertas normal, terutama ketika menstruasi. Seorang gadis yang memiliki selaput dara yang dengan sempurna menutupi lubang vaginanya tanpa lubang akan membuatnya sulit untuk mendapatkan menstruasi yang tepat, dan ia sangat perlu menjalani operasi.
Baca: Fraksi-fraksi di DPRD Sumenep Diumumkan, Pimpinan Definitif Kapan?
Dia juga menegaskan bahwa sangat normal bagi anak perempuan untuk memecahkan selaput dara ketika mereka melakukan kegiatan atau olahraga yang kuat, jadi itu bukan tes keperawanan yang tepat ketika diketahui bahwa gadis itu tidak memiliki selaput dara lagi. Profesor Imelda juga mengatakan bahwa ada beberapa kasus di mana para istri melakukan hubungan intim dengan suami mereka untuk pertama kalinya dan selaput dara mereka tetap utuh.
Banyak netizen mengkritik dan mengutuk pria tersebut. Mereka pun mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak adil bagi tunangannya
“Kalau calon suami saya bertanya seperti ini, saya akan tampar dan tinggalkan dia,” komentar netizen.
“Gimana bisa tahu kalau calon suami itu masih perjaka? Kasian perempuan,” tambah netizen lainnya.
(detik.com/ROS/VEM)