BANGKALAN, koranmadura.com – Rupanya, kesadaran masyarakat Bangkalan, Madura, Jawa Timur, untuk membayar tagihan listrik masih rendah. Sampai saat ini, tunggakan tagihan listrik sudah mencapai Rp 4.141.901.377.
Supervisor Pelayanan Pelanggan dan ASM ULP PLN Bangkalan, Bramantya Bagus Panuntun menyampaikan bahwa tunggakan tagihan listrik kepada pelanggan di Bangkalan ini tertinggi se Indonesia.
“Saya melihat di ULP PLN se Indonesia ini hanya di Bangkalan yang paling tinggi penunggakan pelanggan,” kata Bram, sapaan akrabnya Bramantya Bagus Panuntun, Jumat, 13 September 2019.
Ditanya apakah tidak ada tindakan tegas, Bram menyampaikan, Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada di PLN ini tidak berlaku kepada masyarakat Bangkalan, karena dengan jiwa kekerasan mereka sehingga pihak PLN merasa takut untuk bertindak tegas.
“Berbicara tentang tegas-tegasan repot jika di Bangkalan ini, kami ingin menerapkan SOP yang ada, maka larinya kepada jiwa kita yang akan terancam,” keluhnya.
Dia hanya berharap, dengan sosialisasi yang selalu dilakukan oleh pihak ULP PLN Bangkalan kepada masyarakat Bangkalan bisa memberikan kesadaran untuk membayar tagihan listrik.
“Kami hanya melakukan sosialisasi secara berlahan-lahan saja, mudah-mudahan para pelanggan bisa mengerti,” ucapnya. (MAHMUD/ROS/DIK)