SUMENEP, koranmadura.com – Manajer Madura FC, Januar Herwanto meminta maaf kepada seluruh masyarakat Madura, terutama para supporter, karena timnya gagal bertahan di kompetisi Liga 2 musim depan.
“Saya sebagai Manajer, mewakili manajemen, pemain dan pelatih meminta maaf kepada masyarakat Madura karena tidak mampu bertahan di Liga 2,” ujar Januar.
Januar menyampaikan, kegagalan Madura FC bertahan di Liga 2, di antaranya, karena fluktuasi pertandingan lebih berpihak kepada faktor non teknis. Kondisi tersebut diperparah dengan persiapan tim yang tidak terlalu matang.
“Tim kami yang persiapannya mepet mengakibatkan tidak tangguh seperti musim lalu. Jadi sekali lagi kami minta maaf, tidak bisa mempersembahkan Liga 2 di Sumenep lagi,” tegasnya.
Lalu bagaimana nasib Madura FC musim depan? Apakah akan tetap ikut kompetisi Liga 3 atau seperti apa? “Keputusan mengenai hal itu ada di Owner. Saya belum menanyakan (kelanjutan tim Madura FC) pasca terdegradasi ke Liga 3,” jawabnya.
Madura FC gagal bertahan di Liga 2 karena dari 20 laga yang dijalani, Usman Pribadi dan kawan-kawan hanya mampu mengoleksi enam kemenangan dan lima kali seri. Sedangkan sembilan pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Dari 20 pertandingan itu, Madura FC hanya mampu mengoleksi 23 poin. Terpaut satu angka dari dari PSBS Biak yang berada satu tingkat di atas Laskar Jokote atau zona drgradasi. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)