SAMPANG, koranmadura.com – Pengibaran bendera merah putih saat upacara Hari Sumpah Pemuda ke-91 yang digelar di halaman Pemerintah Daerah (Pemda) Sampang, Madura, Jawa Timur, berkibar tidak sempurna atau setengah tiang. Ternyata, tali pengerek bendera terganjal.
Moh. Hasan, salah seorang peserta upacara menuturkan, secara umum prosesi upacara hari sumpah pemuda berjalan dengan baik. Namun, pengibaran bendera merah putih tidak sempurna lantaran tali pengerek yang terganjal.
“Tali pengerek bendera terselip. Sehingga, bendera tidak sampai ke ujung tiang. Tersendat di tengah,” tuturnya, Senin, 28 Oktober 2019.
Pengibaran bendera setengah tiang itu juga dibenarkan oleh Kasatpol PP, Kusno Abdullah, selaku perwira acara. Pihaknya menjelaskan, insiden tersebut terjadi karena tali penggereknya terselip dan membuat bendera merah putih tidak sampai ke ujung tiang.
“Iya mas benar tadi tali selip dan bendera macet saat dikerek ke atas, tapi sudah kami laporkan ke pak Sekda,” ucapnya.
Pihaknya menegaskan, sebelum menggelar upacara, diakuinya sudah dilakukan gladi bersih hingga tiga kali dan berjalan lancar.
“Ada gladi bersih, tapi memang tadi itu tali selip. Meski begitu, kegiatan upacara tetap berjalan lancar dan khidmat. Kejadian ini sudah kami laporkan kepada Sekda,” paparnya. (MUHLIS/ROS/VEM)