SAMPANG, koranmadura.com – Pengamanan pelaksanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang direncanakan pada 21 November 2019 mendatang jadi atensi Polres setempat. Bahkan pengamanannya setara dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2019 lalu.
Kabag Ops Polres Sampang, Kompol Sulardi menjelaskan, berdasarkan pemetaannya, jumlah desa yang akan menggelar pilkades serentak 2019 di Sampang sebanyak 38 dari total 180 desa yang ada. Sedangkan untuk jumlah personel yang disiagakan kurang lebih 2 ribu personel keamanan gabungan dengan TNI.
“Ada 38 desa yang akan menggelar Pilkades. Jumlah anggota ada sekitar dua ribu, BKO Brimob ada 600 personel atau enam SSK. Jumlah pengamanan ini sama dengan waktu Pilkada 2019 lalu,” ujar Kabag Ops Polres Sampang, Kompol Sulardi, Rabu, 16 Oktober 2019.
Sementara untuk kerawanan, Kompol Sulardi mengaku sudah melakukan pemetaan. Untuk desa yang dikategorikan sangat rawan, pihaknya menyiagakan sebanyak 45 hingga satu pleton personel Brimob. Sedangkan untuk daerah aman menurutnya hanya menyiagakan satuan Polsek setempat.
“Daerah aman ada enam desa, sisanya masuk daerah rawan dan sangat rawan. Yang jelas semua daerah merupakan prioritas, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminamilisir. Kami berharap semua elemen turut bersinergi guna menciptakan atmosfer yang sejuk pada pelaksanaan Pilkades serentak 2019,” harapannya. (Muhlis/SOE/VEM)