SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sedang merenovasi sejumlah pasar tradisional. Anggaran yang digelontorkan pun mencapai miliaran rupiah.
Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, terdapat tiga pekerjaan pembangunan pasar tradisional yang belum selesai, yakni Pasar Tradisional Ganding, Kecamatan Ganding; Pasar Tradisional Lenteng, Kecamatan Lenteng; dan Pasar Tradisional Raas, Kecamatan/Pulau Raas. Bahkan diperkirakan untuk pekerjaan pasar Ganding masih 10 persen.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep Badrul Aini meminta pengawasan pekerjaan diperketat. Sehingga rekanan dalam mengerjakan proyek miliaran itu tidak asal-asalan yang disebabkan karena mengejar target waktu.
“Kami menginginkan pembangunan itu sesuai dengan juknis yang ada, sehingga kualitas pekerjaannya bagus,” katanya, Senin, 28 Oktober 2019.
Apabila pekerjaan proyek itu dikerjakan asal-asalan, kata dia, tidak hanya berdampak pada kualitas pekerjaan, melainkan juga bisa berimplikasi pada hukum, karena dalam pekerjaan ada kerugian negara. Semisal ada campuran pasir dan semen tidak sesuai atau karena sulitnya mendapatkan bahan sehingga rekanan mengerjakan dengan bahan seadanya.
“Ini juga tidak bagus, dan kami tidak ingin proyek pemerintah hanya terkesan jadi bancakan. Makanya pengawasan itu sangat penting,” jelasnya.
Sementara Dwi Saputra, Kepala Disperindag Sumenep sebelumnya mengatakan, tiga pekerjaan pasar itu belum selesai dan terus dikerjakan. “Ada tiga yang belum selesai, Ganding, Lenteng dan Raas,” kata katanya.
Untuk pasar tradisonal Ganding, kata dia, pekerjaannya saat ini masih berkisar 10 persen. Sedangkan untuk pasar lenteng berkisar 60 persen.
“Terus kami pantau pekerjaannya, kalau yang di Ganding memang SPK (surat perintah kerja) nya baru keluar Agustus kemarin,” tegasnya.
Kendati begitu, lanjut Agus, dirinya optimistis pembangunan selesai sebelum masa kontrak kerja berakhir. “Waktunya kan masih panjang, semuanya tahun ini selesai semua,” ungkapnya.
Untuk diketahui, nilai paket renovasi pasar tradisional tahun 2019 yakni, pasar Marengan Rp 820.435.000,00, Pasar Manding Laok Rp 874.195.000,00 dan nilai paket pembangunan pasar Raas Rp 2.719.164.000,00. Sedangkan renovasi pasar Ganding sekitar Rp 5 miliar dan pasar Lenteng sekitar Rp 10 miliar. Sementara pekerjaan renovasi pasar Lenteng merupakan kelanjutan pekerjaan sisa tahun 2018 lalu. (JUNAIDI/ROS/VEM)