SAMPANG, koranmadura.com – Pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tersendat.
Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Sampang, Nanang Muldianto membenarkan masih terdapat sisa KPM yang sebelumnya ditangguhkan pencairannya.
“Kalau yang penerima sebanyak 1.130 KPM itu, yang sudah tersalurkan sebanyak 1.041 KPM dan sisanya 89 KPM. Alasan yang belum karena KPM masih mengurus data-data kependudukan seperti KK dan e-KTP. Kemudian data 1.192 KPM, baru tersalurkan 390 KPM dan kurangnya sebanyak 802 KPM karena terkendala batas waktu penyaluran,” paparnya, Kamis, 17 Oktober 2019.
Oleh sebab itu, lanjut Nanang saat ini pihaknya telah melayangkan surat permohonan perpanjangan waktu penyaluran bansos PKH kepada Kementerian Sosial RI (Kemnsos RI).
“Memang sebelumnya kami dideadline hingga 22 September 2019 lalu harus tuntas. Namun oleh pihak bank masih harus menyelesaikan penyaluran yang 1.130 KPM, sehingga pada waktu mendekati deadline, penyaluran yang 1.192 KPM belum tersalurkan sepenuhnya, hanya tersalurkan sebanyak 300 KPM. Maka dari itu kami bersurat kepada Kemensos untuk meminta izin perpanjangan waktu penyaluran untuk 802 KPM yang masih tersisa. Sekarang ini kami masih nunggu intruksi Kemensos,” katanya. (MUHLIS/SOE/DIK)