PAMEKSAN, Koranmadura.com – Puluhan Ulama yang tergabung dalam Aliansi Ulama Madura (AUMA), Madura, Jawa Timur, mendatangi Kantor DPRD Pamekasan untuk menggelar audiensi Senin, 21 Oktober 2019. Mereka tiba di gedung dewan sekitar pukul 12.10 WIB.
Mereka ingin mempertanyakan ketegasan pemerintah dalam melakukan penetupan tempat hiburan karaoke yang dinilai kurang maksimal. “Padahal itu dulu sudah tutup, kok dibuka kembali, sekarang ditutup lagi,” jelas Sekretaris AUMA, Fudholi M Ruham, saat menyampaikan aspirasinya dalam audiensi.
Pantauan di lokasi, Mereka ditemui oleh oleh Wakil Pimpinan DPRD Pamekasan, Harun Suyitno. Tampak juga menemani, Syafiuddin dan Hermanto serta sejumlah anggota DPRD lainnya.
Sampai berita ini ditulis, penyampaian aspirasi masih berlangsung secara bergantian kepada para anggota dewan. (SUDUR/ROS/VEM)