SAMPANG, koranmadura.com – Memasuki triwulan ketiga, penggunaan anggaran di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih minim. Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat pun menyoroti kinerja tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua Komisi III DPRD Sampang, Moh Subhan mengatakan, ada tujuh OPD yang kurang maksimal dalam melaksanakan pekerjaan. Sebab, sejauh ini, serapan anggaran tujuh OPD tersebut masih berada pada kisaran 40-60 persen.
Tujuh OPD tersebut yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Beppelitbangda), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bagian Barang dan jasa (Barjas) serta Bagian Pembangunan Sekretariat Pemkab Sampang.
“Sekarang ini sudah masuk triwulan ketiga, tapi sejumlah program masih belum sepenuhnya berjalan. Makanya dalam waktu dekat ini kami akan rapat internal untuk merumuskan langkah lanjutan,” katanya, Rabu, 2 Oktober 2019.
Subhan tidak ingin ada keterlambatan program. Meski begitu, pihaknya juga tidak mau pekerjaan itu asal jadi.
“Kami tidak ingin keterlambatan program kegiatan terjadi setiap tahunnya, ini akan menjadi bahan evaluasi bersama. Namun kami berharap ke tujuh OPD ini bekerja sesuai aturan, bukan hanya sekadar asal jadi dan menghamburkan anggaran,” pintanya. (Muhlis/SOE/VEM)