PAMEKASAN, koranmadura.com – Aliansi Ulama Madura (AUMA) merasa “ditipu” oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam terkait pembangunan Kota Cinema Mall.
Sekretaris AUMA , KH. Fudholi M Ruham mengatakan, dulu Bupati Pamekasan sempat menyampaikan bahwa pembangunan Kota Cinema Mall Madura bakal dipindah ke Kabupaten Sumenep. Namun kenyataannya malah di bangun di Pamekasan.
“Tempo lalu, Bupati Pamekasan bilang, bahwa Cinema Mall di Pamekasan sudah pindah ke Sumenep. Tetapi ternyata sudah dibangun di Pamekasan, bahkan sudah membua lowongan kerja, berarti kan siap beroperasi,” kata Sekretaris AUMA, KH. Fudholi M Ruhan, Senin, 21 Oktober 2019.
Baca: Izin Dicabut, Tempat Karaoke di Pamekasan Tak Boleh Beroperasi Lagi
Fudholi, sapaan akrabnya KH Fudholi M Ruhan, menyatakan bahwa para ulama menolak adanya Kota Cinema Mall.
“Cinema Mall membuat kami terkejut setelah ada pemaparan dari pihak pengusaha, dari namanya saja Cinema, itu bioskop dan Mall itu pasar modern. Dari namanya saja kita sudah tahu ke mana arahnya, MUI sudah tegas kan menolak. Seharusnya pembangunan itu tidak dilanjutkan,” tegasnya.
Secara terpisah, Pendamping Hukum Perizinan Mall Palayan Publik, Sapto Wahyono menegaskan bahwa proses perizinan Cinema Mall sudah selesai, kecuali Bupati mencabutnya.
“Jadi gini, tadi sudah kita singgung sedikit di tim internal, bahwa seluruh perizinan di Cinema Mall selesai, kecuali dari Bupati mecabut izin yang bersangkutan. Karena dari sistem OSS memberikan komitmen penuh kita mengikuti regulasi, khusus Cinema Mall mengajukan perizinan OSS, kita sudah ngecek semua,” jelasnya.
Perlu diketahui, Kota Cinema Mall merupkan salah satu jaringan biokop baru di Indonesia yang menggabungkan konsep pujasera (food court) dengan beragam menu pilihan, panggung serbaguna (multifunctional stage), arena bermain untuk anak-anak (playground), dan juga area ruang terbuka.
Namun, pembangunan Cinema Mall tersebut juga mendapat penolakan Aliansi Ulama Madura (AUMA). Itu disampaikan saat melakukan audiensi ke Kantor DPRD setempat, Senin, 21 Oktober 2019. (SUDUR/SOE/DIK)