BANGKALAN, koranmadura.com – Arus lalu lintas di simpang empat Jl Coktoaminoto, Bangkalan, Madura, Jawa Timur terpantau kacau, Rabu 30 Oktober 2019. Pasalnya lampu lalu lintas (traffic light) tak berfungsi.
Pantauan, terlihat para pengendara yang dari empat arah bak saling sikut. Para pengendara bebas mendahului, bahkan mereka saling berebut bahu jalan sembari adu klakson.
Salah satu pengendara motor, Rani mengeluhkan atas kejadian tersebut. Menurutnya, tidak berfungisnya traffic light ini membuat arus lalu lintas kacau tak terkendali.
“Pengendara tidak kenal bahaya jika sudah mengendarai motor, jadi kalau lampu merah ini mati, maka pengendara tidak menghiraukan, langsung nerobos,” kata Rani, yang merupakan warga Burneh.
Pihaknya berharap, pemerintah Bangkalan bisa bergerak cepat untuk menangani permasalahan ini, agar tidak terjadi tabrakan antar pengendara.
“Semoga pemerintah segera memperbaiki lampu merah yang mati ini, agar tidak ada kecelakaan gara-gara lampu merahnya mati,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Zainal Arifin menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap traffic light yang tidak fungsi tersebut.
Menurutnya, kabel-kabel trafic light banyak putus karena digigit semut. Bahkan di tempat kabel monitornya dijadikan sarang semut.
“Kami sudah periksa ke lokasi. Ternyata kabel monitor traffic lightnya yang rusak karena di gigit oleh semut, bahkan dijadikan sarang di dalamnya,” kata Zainal, sapaan akrabnya.
Untuk antisipasi terjadinya kecelakaan, pihaknya memasang flashing light. Kata Zainal sebagai tanda imbauan agar lebih pelan-pelan saat berkendara.
“Kami langsung ganti warning lampu agar masyarakat lebih pelan-pelan, karena traffic lightnya masih rusak,” katanya.
Ditanya kapan akan bisa diperbaiaki, Kasi Perencanaan Sarana dan Prasarana Dishub Bangkalan, Hasanuddin menambahkan bahwa perbaikan ini butuh waktu yang cukup lama. Karena monitornya terbakar yang disebabkan oleh kabelnya putus digigit semut.
“Kalau minggu-minggu ini masih belum bisa pastikan, karena kami masih koordinasi dengan tim teknisi, insyaAllah minggu depan akan selesai,” katanya. (MAHMUD/SOE/VEM)