SUMENEP, koranmadura.com – Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi hadir sekaligus membuka Grand Final Karapan Kambing Se-Madura di Lapangan Karapan Kambing, Kecamatan Bluto, Minggu, 13 Oktober 2019.
Dalam sambutannya, orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep ini mengapresiasi terselenggaranya lomba karapan kambing tersebut. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara.
“Karapan kambing ini tentunya menjadi semangat baru dan ke depan semoga tetap dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini juga berharap, lomba karapan kambing tersebut bisa menjadi ajang silaturrahmi masyarakat. Sehingga ke depan tetap bisa bersama-sama menjaga keutuhan bangsa.
Namanya lomba, sambung pria yang juga sebagai Penasehat Paguyuban Karapan Kambing Sumenep ini, kalah dan menang biasa. Tapi yang terpenting sebetulnya bukan itu, melainkan semangat kebersamaan di dalamnya.
“Saya yakin panitia telah menyiapkan kegiatan ini secara matang. Termasuk menyediakan CCTV. Sehingga kalau di antara peserta ada yang merasa tidak puas, bisa langsung lihat CCTV. Tidak perlu timbul persoalan dan perpecahan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Karapan Kambing Kabupaten Sumenep, Decky Purwanto berharap kepada Wabup agar kegiatan karapan kambing tahun depan bisa menjadi salah satu event Visit Sumenep 2020.
“Sehingga ke depan tidak hanya ada karapan sapi, tapi juga karapan kambing. Apalagi sekarang penggemar karapan kambing, khususnya di Sumenep, sangat banyak,” ujarnya.
Decky optimis kegiatan karapan kambing juga akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Minimal harga kambing akan semakin mahal dan pedagang-pedagang kecil bisa berjualan di tempat-tempat pelaksanaan karapan kambing.
“Di Grand Final Lomba Karapan Kambing Se-Madura ini, harapan saya semua peserta menjunjung tinggi sportifitas dan tidak sampai terjadi kegaduhan-kegaduhan di tengah lapangan,” ujarnya.
Sekadar diketahui, peserta grand final kerapan kambing kali ini merupakan hasil seleksi dari empat kabupaten di Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Total berjumlah 96 kambing. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)