BANGKALAN, koranmadura.com – Pembangunan pagar besi sisi selatan dengan anggaran Rp 100 juta untuk Pasar Tanah Merah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tidak terserap. Sejatinya, pembangunan pagar besi itu untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi.
Diketahui, pada tahun 2018 pemkab telah membangun pagar sepanjang 50 meter dengan anggaran Rp 65 juta. Sedangkan sisanya, 142 meter direncanakan akan dikerjakan pada tahun ini dengan anggaran sebesar Rp 100 juta.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Disdag Bangkalan, Sutanto menyampaikan, alasan tidak terserapnya anggaran pembangunan pagar besi tersebut karena pembangunan sudah tidak memungkinkan jika dilanjutkan pada tahun 2019 ini.
“Tidak diserap karena pasar Tanah Merah sudah terkena kebakaran, jadi tidak memungkinkan juga jika diteruskan,” katanya, Selasa, 12 November 2019.
Selain alasan kebakaran, kata Sutanto, pada tahun 2020 direncanakan pasar di sisi selatan juga akan dibangun. Sehinga jika tetap dilanjutkan pembangunan tersebut, maka di tahun 2020 akan dibongkar kembali.
“Nanti pada tahun 2020 akan dilanjutkan lagi pembangunan pasar di sisi selatan itu, ngapain kita serap, kan tanggung,” paparnya.
Sementara para pedagang pasar Tanah Merah di sisi selatan akan di relokasi ke pasar sisi utara yang saat ini sedang dibangun. Menurut Susanto, kemungkinan pada tahun 2019 ini pembangunan pasar Tanah Merah akan selesai.
“Nanti pindah semua ke utara. Para pedagang yang di selatan akan dijadikan satu ke utara,” ungkapya. (MAHMUD/ROS/VEM)