BANGKALAN, koranmadura.com – Revitalisasi pasar Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur di sisi utara sudah berjalan 78 hari. Sesuai kontrak, pekerjaan tersebut harus selesai selama 130 hari.
Baca: Revitalisasi Pasar Tanah Merah Gunakan Konsep Semi Modern
Sudah berapa persen pengerjaan revitalisasi yang dianggarkan Rp 19 miliar teresbut?
Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan, Sutanto menyampaikan, revitalisasi pasar Tanah Merah yang memiliki lantai 2 tersebut sudah mencapai 60 persen. Menurutnya, pekerjaan yang berat-berat sudah dilaksanakan semua.
“Sudah mencapai kisaran 60 persen, pekerjaan yang berat-berat seperti pemasangan rangka baja sudah dikerjakan, tinggal yang ringan-ringan,” kata Sutanto, Kamis, 07 November 2019.
Lanjut Sutanto, saat ini revitalisasi pasar sedang mengerjakan pemasangan tembok dan keramik. Pihaknya menargetkan, bulan November selesai.
“Pemasangan atap sudah, pengecoran juga sudah. Sekarang lagi pemasangan tembok dan keramik di bawah. Bulan ini kemungkinan selesai,” katanya
Namun saat ditanya jumlah kios yang dibangun di pasar Tanah Merah, pihaknya mengaku tidak tahu. “Aduh kalau jumlahnya saya tidak hafal mas, nanti salah sebut kan saya yang repot,” ngelak Sutanto.
Pihakanya berharap kepada PT Jaya Semanggi Enjiniring sebagai rekanan, revitalisasi pasar Tanah Merah selesai tepat waktu dan sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB). Selain itu, kata Sutanto tidak mengurangi kualitas yang disepakati bersama.
“Harapannya sesuai RAB, sesuai waktu agar tidak terlambat dan juga kualitas jangan sampai dikurangi,” harapannya.
Perlu diketahui, revitalisaai pasar Tanah Merah ini dimulai sejak tangga 22 Agustus 2019. Masa kerja selama 130 hari kerja. Anggarannya Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 19 miliar. (MAHMUD/SOE)