BANGKALAN, koranmadura.com – Saluran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kawasan perkotaan Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur tak mengalir normal. Akibatnya, aktivitas masyarakat setempat terhambat.
Kepala Bidang (Kabid) Administrasi PDAM Bangkalan, Bambang Heriyanto berdalih karena listrik padam, sehingga mesin instalasi yang berada di Tangkel juga tidak bisa beroperasi.
“Disebabkan oleh matinya lampu PLN. Kami berusaha menghidupkan genset tetap tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Bangkalan,” kata bambang, sapaan akrabnya, Selasa, 05 November 2019.
Pihaknya masih berusaha dengan semaksimal mungkin agar saluran air ke rumah-rumah warga setempat cepat berjalan sebagaimana mestinya. Kata bambang, pihak petugas PDAM sedang turun ke lapangan untuk melakukan pengeluaran udara yang ada di dalam pipa.
“Malam ini teman-teman PDAM terus bekerja di lapangan, membuka udara yang ada di pipa akibat aliran air yang mati, jika aliran udara sudah keluar maka pipa akan terisi air, dan bisa mengalir lagi,” jelasnya.
Bambang memastikan aliran air dari PDAM ini akan normal lagi besok pagi. Sementara mala mini belum bisa mengalir dengan normal, karena pengeluaran udara di dalam pipa butuh waktu cukup lama.
“InsyaAllah kami lakukan perbaikan secepatnya, air secara perlahan akan mengalir. Besok pagi saluran air akan kembali normal,” janjinya.
Perlu diketahui, pompa saluran air PDAM di Tangkel mati sejak pukul 11.00 WIB. Pukul 14.00 WIB pompa bisa beroperasi lagi. Namun sampai saat ini, air masih belum bisa mengalir normal. (MAHMUD/SOE/DIK)