SUMENEP, koranmadura.com – Kepala Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Sumenep, Madura, Jawa Timur Moh. Halil (alm) bersama istrinya berinisial SR dilaporkan kepada Polres Sumenep atas dugaan penyerobotan tanah percaton (tanah kas desa).
Laporan itu disampaikan oleh Syaifudin, pagiat anti korupsi dari Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Kabupaten Sumenep.
Sesuai surat laporan yang disampaikan LIPK nomor 20/LIPK-DPC/VIII/2019, keduanya diduga kuat telah melakukan aksi penyerobotan tanah percaton seluas 407 meter persegi yang terletak di Dusun Ganjur Desa Lalangon, Kecamatan Manding.
“Laporan serta bukti-bukti yang kami miliki sudah disampaikan kepada penyidik, tinggal nanti menunggu perkembangan,” kata Syaifudin, Rabu, 13 November 2019.
Menurutnya, aksi penyerobotan tanah itu diketahui setelah terbitnya sertifikat nomor 515 atas nama Muhammad Halil selaku kepala desa saat itu, dengan luas tanah 407 M2 dengan nomor persil 47. Mohammad Halil kemudian meninggal dunia tahun 2018 lalu.
Sebelum meninggal dunia Muhammad Halil diduga menjual sebagian tanah percaton kepada orang lain. Itu diketahui setelah terbitnya sertifikat nomor 599 dengan luas 72 M2 atas nama Abd. Latif tahun 2015 lalu. Bahkan sebagian tanah itu dibangun bangunan oleh pembeli.
“Sesuai data yang kami miliki, transaksi itu terjadi pada 29 September 2015, sesuai dengan AKTA PPATK Akhmad Faisal Rizani, SH.MKn,” tegasnya.
Alasan dilaporkannya mantan Kades dan istrinya itu dikarenakan diduga ikut menikmati keuntungan dari aksi penyerobotan yang dilakukan oleh suaminya. “Makanya untuk membuktikan itu kami laporkan, biar penyidik nanti yang mendalami,” jelasnya.
Dia berharap penyidik memproses laporan tersebut. Karena tindakan mereka dianggap masuk tindakan yang mengarah pada tindak pidana korupsi.
Sementara itu Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP. Widiarti belum bisa menjelaskan soal laporan tersebut. Karena saat ini masih melakukan monitoring pengamanan Pemilihan Kepala Desa tahap dua.
“Masih monitor Pilkades, inipun tidak ada personel juga, ini kan kenak pam semua,” katanya saat dkonfirmasi media melalui sambungan teleponnya. Saat ini dirinya sedang berada di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih. (JUNAIDI/SOE/VEM)