BANGKALAN, koranmadura.com – Meskipun rekanan PT Jaya Semanggi Enjiniring menyelesaikan pembangunan pasar Tanah Merah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Namun, para pedagang belum bisa menempati bangunan tersebut.
Pasalnya, bangunan semi modern yang menghabiskan anggaran Rp 19 miliar tersebut masih belum rampung semuanya.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan, Sutanto menyampaikan anggaran yang digelontorkan melalui Bantuan Keuangan (BK) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) tersebut hanya bangunan fisik saja.
“Tahun 2019 hanya bangunan fisik saja dulu, karena melihat keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah,” katanya, Jumat, 27 Desember 2019.
Untuk sisa pekerjaannya, lanjut Sutanto akan dilanjutkan pada tahun 2020 mendatang. Sementara sumber anggarannya masih tetap dari Pemprov Jatim.
“Yang belum seperti pemasangan keramik, ventilasi dan rolling door, tapi yang depan sudah selesai semua” jelasnya.
Namun, saat ditanya besaran anggaran, Sutanto mengaku belum mengetahui jumlah besaran. Alasannya anggaran tersebut wewenang dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.
“Soal anggaran urusan Bappeda, kami tidak tahu, kami hanya sebagai pelaksana” dalihnya. (MAHMUD/SOE/DIK)