PAMEKASAN, koranmadura.com – Belum sampai satu bulan, sudah ada 34 rumah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, rusak, akibat hujan disertai angin kencang. Hal ini diungkap oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Akmalul Firdaus.
Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima dan didata oleh Tim Reaksi Cepat BPBD. “Memang ada rumah di beberapa wilayah yang mengalami kerusakan diakibatkan hujan disertai angin kencang,” katanya, Jumat, 13 Desember 2019.
Dari 34 rumah yang mengalami kerusakan, semuanya tersebar di dua Kecamatan yakni, Palengaan dan Proppo. “Kita mendata kerusakan rumah penduduk dengan hasil sebagai mana berikut, Desa Palenggaan Laok, Dusun Jati jajar yaitu 20 rumah yang rusak ringan dan Dusun Nagasari 13 rumah yang rusak ringan. Juga ada di Desa Banyupelle yaitu Dusun Aengnyonok 1 rumah rusak sedang,” tambahnya.
Menurut dia, rumah yang rusak akibat bencana itu direncanakan akan diberikan bantuan. Namun demikian, hal itu masih harus melalui proses verifikasi dan pertimbangan. “Kita kaji dulu mana yang layak untuk diberikan bantuan,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, masyarakat tetap waspada akan adanya hujan disertai dengan angin kencang. “Tentunya kan masyarakat sudah tahu, kalau ada lokasi yang rawan bencana seperti itu supaya waspada terutama rumah-rumah yang berada banyak pepohonan di sekitarnya yang dikuatirkan pohon-pohon tumbang, artinya kalau ada angin kencang disertai hujan supaya waspada itu aja. Ada bencana seperti itu segera melaporkan kepada pemerintah desa Kecamatan atau Kabupaten,” ucapnya. (SUDUR/ROS/VEM)