SUMENEP, koranmadura.com – Menjelang akhir tahun 2019, Kangean Energy Indonesia (KEI), salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah naungan SKK Migas menggelar sunatan massal gratis di beberapa desa di sekitar perusahaan, di Kecamatan Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 24 hingga 28 November dan 2 Desember 2019, digelar secara maraton dari Desa Sabuntan, Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, Sadulang, Sakala, dan Tanjung Kiaok.
Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian KEI terhadap masyarakat sekitar dan juga merupakan salah satu Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan setiap tahun sejak tahun 2000-an. Meskipun dilakukan setiap tahun, kegiatan ini selalu disambut antusias oleh masyarakat karena ditangani dokter perusahaan KEI dibantu oleh para medis setempat dengan alat modern.
Kepala Desa Sadulang, Hendro mengungkapkan, warganya sangat antusiasi menyambut program ini. “Warga kami sangat antusias menantikan program (sunatan) ini karena alatnya sudah canggih, menggunakan laser dengan penanganan dokter dan obat yang bagus sepertinya. Si anak tidak terlalu kesakitan, dan sembuhnya sangat singkat. Kalau disunat disini (dengan alat medis setempat) sembuhnya agak lama,” ungkapnya.
Hendro mengaku kalau program ini sangat tepat sasaran dan dibutuhkan masyarakat setiap tahun.
Hanip Suprapto selaku Manager Humas KEI mengungkapkan bahwa perusahaan terus berkomitmen mendukung kegiatan CSR berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena kegiatan ini dilaksanakan sesuai (dengan program KEI bersama SKK Migas yang sudah dikomunikasikan ke masyarakat) sebagaimana hasil pembahasan dalam Rapat Community Development Committee (CDC).
Misinya, lanjutnya, sebagai pengembangan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga KEI dengan persetujuan SKK Migas sangat selektif. Termasuk agar sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
“Hal ini sesuai dengan prinsip KEI, bahwa setiap rupiah yang dihasilkan dari usaha ini harus memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, terutama daerah sekitar,” ungkap pria yang karib disapa Hanip ini.
Hanip berharap semoga program ini terus berkesinambungan guna mendekatkan KEI dengan masyarakat. Lebih-lebih dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan terus berkesinambungan, sehingga dapat mempererat hubungan yang sudah terjalin dengan baik dengan warga dan aparat pemerintah di sekitar wilayah operasional kami selama ini,” harapnya
Selain itu, Hanip juga menjelaskan bahwa selama ini KEI dengan konsisten menjalankan program pengembangan masyarakat (PPM) dengan 5 (lima) pilar, yaitu pengembangan infrastruktur, peningkatan ekonomi lokal, pendidikan untuk sumberdaya lokal yang lebih baik, peningkatan mutu kesehatan, serta program pelestarian lingkungan.
“Dengan dukungan masyarakat yang baik, maka KEI dapat menjalankan operasinya dengan lancar yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tambah Hanip. (D4N/SOE/vEM)