SAMPANG, koranmadura.com – Nasib nahas dialami Ibu Hatimah alias Ibu Muhlis (45), kuli angkut tanah di pabrik pengrajin genting di Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, jawa Timur. Ia tewas setelah tertimbun longsor, Senin, 23 Desember 2019.
Kapolsek Karang Penang, Ipda Slamet membenarkan peristiwa longsor tersebut. Insiden nahas itu bermula saat Ibu Hatimah sedang bekerja mengangkut tanah bersama dua rekan kerjanya. Namun saat tanah mulai bergeser, dua rekannya sedang tidak bersama korban.
“Hanya korban Ibu Hatimah yang tertimbun tanah, sedang kedua rekannya tidak karena sedang mengakut tanah. Korban sendiri berasal dari Desa Palenggian, Kedungdung dan bekerja ke Desa Bluluran,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, nyawa Ibu Hatimah tidak bisa tertolong dan meninggal dunia di lokasi. Menurutnya, kondisi di sekitar belum turun hujan, namun lonsor tersebut diduga karena tanah dalam kondisi basah.
“Kalau sekarang belum ada hujan turun, kemarin yang hujan. Korban belum sempat di bawa ke Puskesmas, korban meninggal di lokasi kejadian,” akunya. (Muhlis/SOE/DIK)