SUMENEP, koranmadura.com- Salah satu kampus ternama di Madura, Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk, Sumenep dinakhodai rektor anyar untuk lima tahun ke depan. Beliau ialah Drs. KH Ah Syamli Muqsith, M. Pd.I, putra Ketua Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Annuqayah KH Abdul Muqsith Idris.
Serah terima dan pelantikan pun sudah usai digelar 24 Desember 2019 kemarin. Pelantikan yang diletakkan di aula pertemuan Instika itu dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Annuqayah KH Abdul Muqsith Idris. Termasuk disaksikan oleh jajaran Dewan Pengasuh, diantaranya KH Bushiri Ali Mudi, KH A Hanif Hasan, KH Abbadi Ishomuddin (rektor lama), MA.
Selain itu, hadir pula Ketua Yayasan Annuqayah K Ainul Yaqin selaigus pembaca naskah ikrar pelantikan, Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah KH Moh Naqib Hasan, serta disaksikan seluruh pimpinan, dekan, serta seluruh karyawan di civitas akademika.
Pasca dilantik, Kiai Syamli tak terlalu muluk dalam menatap kampus tatakrama ini ke depan. Ada dua misi, yaitu fokus mengantar Instika menjadi Universitas dan ingin berjalan cepat seperti Mendikbur Nadiem Makarim.
“Saya hanya fokus mengantar Instika menjadi universitas”, tutur Kiai Syamli seperti dikutip di ANNUQAYAH.id, Kamis, 26 Desember 2019.
Menurut Kiai Syamli, misi itu takkan pernah terealisasi tanpa ada dorongan dan soliditas dari semua pihak, baik dari unsur civitas akademika maupun pengurus Yayasan Annuqayah.
Selain itu, Kiai Syamli juga bakal memilih tenaga-tenaga muda yang andal untuk mengisi posisi pembantu rektor. Alasannya, agar bisa berjalan cepat seperti Nadiem.
“Seperti Nadiem Makarim. Biar jalannya cepat,” katanya singkat. (SOE/ROS/VEM)