BANGKALAN, koranmadura.com – Pengguna layanan listrik di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur tertinggi dibandingkan tiga kabupaten lain.
Tercatat dari data yang dihimpun oleh koranmadura.com, Kabupaten Bangkalan mencapai 90,36 persen dari jumlah 233.955 KK, Pamekasan mencapai 80,15 persen dari total 228.559 KK, Sampang 73,34 persen dari jumlah 242.708 KK, sementara Sumenep mencapai 64,42 persen dari jumlah 328.416 KK.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Bob Saril menyampaikan, data tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh pihak Universitas Trunojoyo Madura (UTM)
“Kami bekerja sama dengan UTM sebagai lembaga independen dalam melakukan survei rasio elektrifikasi” kata Bob, sapaan akrabnya, Selasa, 17 Desember 2019.
Menurutnya, dari empat kabupaten di pulau Madura tersebut masih belum bisa mencapai 100 persen dalam pengaliran listrik di setiap pelosok desa. Hal tersebut, kata Bob terkendala oleh perizinan dari masyarakat di sekitar.
“Masalah perizinan pemancangan tiang, perizinan aliran listrik dari rumah ke rumah dan pengelolaannya yang kadang sulit membayar dari masyarakat,” katanya.
Sementara, Rektor UTM, Muh. Syarif menyampaikan, untuk mencapai 100 persen di pulau Madura ini perlu melakukan pendekatan secara kultural, sehingga secara emosional mereka akan luluh perlahan.
“Perlu melakukan pemetaan sosial budaya yang di Madura ini, mungkin dengan cara pendekatan budaya bisa terselesaikan,” katanya.
Selain itu, pihaknya berharap dengan adanya data hasil survei yang dilakukan tersebut memberikan manfaat kepada pihak PLN, sehingga pada tahun 2020 mendatang, pulau Madura bisa mencapai 100 persen dalam aliran listrik.
“Semoga dengan adanya kerja sama ini bisa memberikan manfaat untuk mencapai 100 persen aliran listrik,” harapannya. (MAHMUD/SOE/DIK)