SUMENEP, koranmadura.com – Awan cumolonimbus yang biasa menimbulkan petir saat ini sedang banyak bermunculan di langit wilayah perairan Pulau Madura, Jawa Timur. Warga diimbau untuk terus waspada untuk menghidari ancamannya.
Kepala Badan Mateorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, Usman Holid mengatakan, hasil pantauan BMKG terdeteksi adanya awan Cumolonimbus di perairan utara Madura, yang meliputi perairan Kabupaten Sampang, Pamekasan dan perairan Kabupaten Sumenep.
“Update citra radar cuaca saat ini perairan utara Madura terpantau adanya awan hujan (awan comolonimbus),” katanya sebagaimana rilis dalam grup Whatsapp resmi BMKG Kalianget, Selasa, 10 Desember 2019.
Awan cumolonimbus merupakan awan vertikal menjulang yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya. Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer. Awan-awan ini dapat terbentuk sendiri, secara berkelompok, atau di sepanjang front dingin di garis squall. Awan ini menciptakan petir melalui jantung awan.
Oleh sebab itu, Usman menghimbau masyarakat terus waspada guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan terjadi. “Mohon untuk berhati-hati, karena keberadaannya awan tersebut dapat meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang,” himbaunya menegaskan. (JUNAIDI/ROS/VEM)