SUMENEP, koranmadura.com – Hingga hari terakhir masa pendaftaran, dari delapan tokoh yang memgambil formulir ke DPC PPP Sumenep, Madura, Jawa Timur, baik untuk posisi bakal calon bupati maupun bakal calon wakil buati, baru empat di antaranya yang telah mengembalikan atau resmi mendaftar untuk berebut rekomendasi DPP.
“Hari ini adalah hari terakhir pendaftaran. Besok sudah tidak ada lagi. Kalau yang mengambil formulir banyak. Tapi yang mengembalikan atau resmi mendaftar baru tiga orang untuk di posisi bacabup dan satu orang bacawabup,” ungkap Ketua Desk Pilkada DPC PPP Sumenep, Ahmad Salim, Selasa, 21 Januari 2020.
Tiga tokoh yang mengambil formulir untuk posisi sebagai bacabup, dan telah mengembalikannya masing-masing ialah KH. Muhammad Sholahuddin A. Warits, Donny M. Siradj, dan Fattah Jasin.
Sedangkan untuk di posisi bacawabup, lanjut pria yang saat ini juga sebagai pimpinan DPRD Sumenep itu, ialah KH. Moh. Ali Fikri A. Warits. “Saya belum tahu, apakah setelah ini akan ada lagi yang mengembalikan formulir atau tidak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Salim mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat internal. Salah satunya mengenai kapan nama-nama yang telah resmi mendaftar tersebut akan diajukan ke DPP melalui DPW PPP Jawa Timur.
“Mengenai kepada siapa nanti rekomendasi akan turun, itu otoritas penuh DPP. Kami Deks Pilkada DPC PPP Sumenep hanya menjalankan perintah untuk membuka pendaftaran,” tegasnya. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)