SUMENEP, koranmadura.com – Penderita penyakit TBC (tuberculosis) atau TB di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur cukup tinggi. Bahkan, kabupaten berlambangkan kuda terbang ini memecahkan rekor se Jawa Timur.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep mencatat 30 persen dari total penduduk Sumenep terjangkit TBC. Jumlah tersebut mengalahkan angka di berbagai daerah lain, sehingga penyebaran TBC di Sumenep tertinggi di Provinsi Jawa Timur.
“Gejala TB di Sumenep tertinggi di Jatim,” kata Slamet Budi Harjo, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumenep, Senin, 6 Januati 2020.
Data tersebut kata dia diketahui berdasarkan hasil diagnosa pasien di Puskesmas. Selain itu juga berdasarkan laporan petugas Puskesmas. “Selain itu juga berdasarkan hasil survei dari tim Indipenden Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.
Gejala penyakit TBC secara umum, diantaranya adalah batuk terus menerus, batuk berdarah, demam, berat badan menurun, dan juga lemah. Apabila mengalami hal tersebut, sebaiknya untuk segera periksa di dokter.
Hanya saja, mantan Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum mengetahui secara pasti jumlah korban terbanyak berasal dari kecamatan mana. Pihaknya mengaku terus memberikan pencerahan kepada masyarakat agar mengetahui hal yang perlu dilakukan guna melakukan antisipasi sejak dini.
“Kami terus memberikan pencerahan melalui tim independen. Dan juga melibatkan masyarakat melalui program dari pintu ke pintu. Mereka sosialisasi dan deteksi dini,” ungkapnya. (JUNAIDI/SOE)