PAMEKASAN, koranmadura.com – Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur menilai program proritas Bupati Baddrut Taman dan Wakil Bupati Raja’e minim realisasi di tahun 2019.
Menurut Fraks Demokrat, dari 17 program yang masuk di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), hanya sebagian yang terealiasi.
“Kami selaku fraksi Demokrasi mendorong tahun 2020 diwajibkan 50 persen dari visi- misi Bupati Pamekasan tercapai ditahap pertama,” tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat, Moh. Ali, Selasa, 7 Januari 2019.
Legislator yang saat ini duduk di Komisi II itu meminta semua pimpinan OPD harus bisa menerjemahkan dan memahami visi- misi Bupati dan Wakil Bupati. Sehingga program Pemkab dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap semua OPD mampu menerjamahkan visi dan misi Bupati-Wabup, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tamba Moh Ali.
Moh Ali menyarankan kepdada Bupati dan Wabup agar tegas kepada seluruh OPD. Jika tak mampu, lanjut Moh Ali, Bupati bisa melakukan rotasi. “Misalnya tidak mampu, ya Bupati segera lakukan rotasi jabatan supaya tujuannya tercapai,” sarannya.
Pihaknya berjanji akan terus melakukan evaluasi terhadap program tersebut sebelum Bupati dan Wakil Bupati purna dari jabatannya.
“Kami akan terus melakukan evaluasi, sehingga visi-misi Bupati ini bisa tuntas sebelum jabatan berakhir,” tegasnya.
Perlu diketahui, beberapa program proritas Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan diantaranya, Membangun Desa Mandiri; Memperbaiki dan Meningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan antar Desa antara Kecamatan; Menciptakan 10.000 Wirausaha Baru Berbasis Potensi Desa.
Selain itu, Bupati-Wabup juga akan melakukan Optimalisasi Pemantapan Teknologi Tepat Guna Pupuk Organik dan Penyediaan Dana Talangan untuk Petani Dan Nelayan; Menyediakan Satu Desa Satu Truk Tangki Air Bersih untuk Desa Rawan Kekeingan; Mengembangkan PDAM Desa untuk Perluasan Jaringan Air Bersih; Menyediakan Minimal 5000 Beasiswa untuk Santri, Pelajar, dan Mahasiswa Miskin Berprestasi sebagai Upaya Mencerdaskan Generasi Unggul Masa Depan.
Tidak hanya itu, Bupati Baddrut Taman dan Wabup Raja’e juga ingin Mendorong Kesejahteraan Guru, Prestasi Guru, Percepatan Sertifikasi Guru Tanpa Potongan dan Pungutan; Bantuan Peningkatan Kualitas Pendidikan untuk Pondok Pesantren Madrasah dan Sekolah Swasta; Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Miskin, Modin, Guru Ngaji, Penjaga Makam, dan Penggali Kubur. Kemudian Pemanfaatan teknologi informasi untuk Peningkatan Profesionalisme dan Etos Kerja Pegawai, termasuk Mengembangkan Aplikasi e-ASN; Menerapkan Sistem Lelang Jabatan untuk Jabatan Strategis seperti Camat dan Kepala Dinas; Mengembangkan Pelayanan Admistrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Prima, Cepat, dan Bebas Pengutan. (SUDUR/SOE/DIK)