SAMPANG, koranmadur.com – Meski pengerjaan fisik saluran beton air atau u-ditch di Perumahan Selong, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diklaim telah tuntas pada 2019, namun proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Kelurahan (ADK) itu masih punya tunggakan terhadap warga setempat.
Ketua RT 08/RW IX, Muni mengaku, pelaksanaan pemasangan saluran air di daerahnya dilakukan di tiga blok, yaitu blok G, H, dan I. Namun realisasinya, pengerjaan tersebut sempat mendapat protes dari warga karena penutup saluran yang dipasang diketahui retak.
“Warga protes meminta penutup yang retak itu diganti. Protes warga dituangkan dalam berita acara antara pelaksana dengan warga yang meminta kesanggupan pelaksana menyelesaikan pemintaan warga, tapi nyatanya belum selesai. Bahkan material kerikil berserakan di jalanan. Kondisi itu mengganggu pengguna jalan,” kata Muni saat ditemui di kediamannya di blok G, Perum Permata Selong, Selasa, 7 Januari 2019.
Menanggapi itu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Pemda Sampang, Agus Suryantono mengaku masih akan mempelajari terlebih dahulu mengenai regulasi ADK lantaran dirinya masih baru menjabat, sehingga ia berdalih belum memahami seluruhnya.
“Soal polemik ADK di Perum Permata Selong, kami masih akan melakukan koordinasi dengan Lurah setempat dan pejabat terkait. Jadi, untuk saat ini kami masih belum bisa memberikan komentar lebih banyak,” ucapnya.
Terpisah, Pengawas Lapangan Kegiatan ADK di Perum Permata Selong, Anas terkesan menghindar ketika dikonfirmasi oleh koranmadura.com. Bahkan saat hendak ditemui di kantornya di Jalan Mangkubumi, Kelurahan Polagan, yang bersangkutan sedang beralasan sedang ada urusan keluarga.
“Maaf mas, saya ada keperluan keluarga,” ucapnya singkat melalui sambungan telepon.
Proyek saluran beton air ini dikerjakan oleh CV Kembar Jaya Perkasa. Seperti yang terpantau di Perumahan Permata Selong, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, terpampang papan nama kegiatan yang diketahui roboh bertuliskan Pembangunan Saluran, Lokasi Permata Selong, Kelurahan Gunung Sekar dengan anggaran senilai Rp 186.780.000. (Muhlis/SOE/DIK)