PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, belum bisa memastikan jumlah jatah pupuk subsidi yang akan diberikan oleh pemerintah pusat tahun 2020. Pasalnya, jumlah jatah pupuk yang diajulan belum turun.
Kasi Pupuk, Pestisida, Alat dan Mesin Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distan PHP) R Dedy Dwi Yudha Bakti mengatakan, instansinya mengajukan berbagai jenis pupuk kepada pemerintah pusat.
Rinciannya pupuk Urea sebanyak 39.393.327 kilogram, pupuk organik sebanyak 44.626.666 kg, pupuk NPK sebanyak 47.158.476 kg, pupuk SP36 sebanyak 42.712.113 kg, dan pupuk ZA sebanyak 54.218.526 kg.
Menurutnya, ada sekitar 136.347 penerima pupuk di Pamekasan, dengan luas lahan 204.988 hektare, yang diajukan seluas 61 hektare.
“Tapi sampai sekerang pupuk yang kami ajukan belum turun,” kata R Dedy Dwi Yudha Bakti, Selasa, 7 Januari 2020.
Kendati demikian, kata dia, masih ada pupuk cadangan yang diperkirakan cukup untuk bulam Januari.
“Sambil menunggu jatah subsidi pupuk tahun 2020 turun, kami juga sudah sediakan cadangan pupuk di awal tahun ini, ya sambil menunggu jatah pupuk yang diberikan pemerintah pusat,” terangnya. (RIDWAN/ROS/VEM)