SUMENEP, koranmadura.com – Pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi ditutup, Jumat, 24 Januari 2020.
Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, jumlah pendaftar mencapai 611 orang. Dari 27 Kecamatan jumlah pendaftar terbanyak Kecamatan Kota Sumenep mencapai 31 orang. Kemudian disusul kecamatan Arjasa, Pulau Kangean sebanyak 33 orang, Kecamatan Pasongsongan sebanyak 31 orang, dan Kecamatan Manding sebanyak 30 pendaftar.
Sedangkan kecamatan lain jumlah pendaftar dibawah 30 orang bahkan ada yang hanya berjumlah belasan, seperti Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi jumlah pendaftar hanya 14 orang.
Komisioner KPU Sumenep Rofiqi Tanziel mengatakan, sesuai tahapan pendaftaran tenaga ad hoc ditutup hari ini, Jumat, 24 Januari 2020. “Alhamdulillah jumlah pendaftar di semua kecamatan melebihi kuota minimal, sehingga tidak dilakukan perpanjangan,” katanya, Jumat, sore.
Menurutnya setelah proses pendaftaran selesai, KPU akan melakukan verifikasi adminitrasi. Bagi yang dinyatakan memenuhi persyaratan, mereka berhak untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya, seperti tes tulis dan tes wawancara.
“Pengumuman pelulusan adminitrasi ini akan diumumkan 28 Januari mendatang,” jelasnya.
Hasil penelitian sementara terdapat beberapa pendaftar yang berkasnya belum memenuhi persyaratan. Seperti tidak menyertakan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas.
“Ada berapa pelamar tidak memenuhi syarat, tidak ada keterangan sehat dari dokter kita tetap melakukan data dan menerima tetapi secara mekanismenya tidak bisa memenuhi syarat dalam administrasinya,” kata Rahbini, Komisioner KPU Sumenep.
Rahbini mengajak, masyarakat untuk berperan aktif memberikan masukan kepada semua calon PPK. KPU nantinya akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan tanggapan.
“Ada ruang nanti untuk tanggapan masyarakat dalam proses kelulusan menjadi anggota PPK,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati bakal dilaksanakan pada 23 September 2020. Pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak di Indonesia. (JUNAIDI/ROS/VEM)