SUMENEP, koranmadura.com – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin dekat. Sebagian partai politik bahkan ada yang telah selesai membuka pendaftaran dan tinggal menunggu rekomendasi pengurus pusat. Salah satunya DPC PPP Sumenep.
Hanya saja, mengenai peta koalisi pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun ini, pengurus cabang partai berlambang Ka’bah itu belum mau blak-blakan dengan partai apa akan mengusung pasangan calon nantinya.
Ketua Desk Pilkada DPC PPP Sumenep, Ahmad Salim mengatakan yang jelas pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep mendatang pihaknya tidak bisa sendiri mengusung pasangan calon. Mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lain.
Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Sumenep ini menyampaikan, pada dasarnya semua partai di kabupaten paling timur Pulau Madura ini basisnya adalah santri. Namun terkait peta koalisi, menurut dia pihaknya ingin berkoalisi dengan partai yang senada dengan PPP.
“Seperti PKB, basis massanya sama-sama NU. Sama-sama partai hijau. Jadi sangat diharapkan. Sama Nasdem juga. Jadi semua partai di Sumenep basis massanya santri,” ungkap pria yang akrab disapa K. Salim itu.
Sementara mengenai kepada siapa rekomendasi DPP PPP akan diberikan dan kapan akan diketahui, Salim mengaku tidak tahu. Sebab semua itu merupakan kewenangan penuh DPP. “Yang jelas rekomendasi itu akan turun sebelum pendaftatan di KPU ditutup,” kelakarnya. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)