JAKARTA, koranmadura.com – Belum lama, postingan tentang penggunaan obat sakit kepala sebagai pengempuk daging viral di sosial media. Postingan yang pertama kali diunggah pada akun Twitter @FOOD*** ini ramai diperbincangkan netizen.
“Ada ga sih disini yang rebus daging pakai obat sakit kepala biar cepat empuk dagingnya?” tulis akun tersebut.
Unggahan soal obat sakit kepala dijadikan pengempuk daging mendapat respons hampir 1.000 netizen. Beberapa mempertanyakan tapi tak sedikit pula yang ternyata pernah melakukan.
“Di daerah rumahku ngempukin daging pakai B***x udah nggak aneh apalagi orang-orang tua jaman dulu, tapi tetep ya lebih enak dan aman ya pakai nanas,” kata akun @ma***bakk**ju
Menanggapi hal tersebut, ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen menyebut, sangat tidak rasional menggunakan obat sakit kepala untuk mengempukkan daging.
“Obat flu ya buat flu. Salah satu yang ada dalam obat flu itu kan DMP, dextromethorphan,” katanya, Rabu, 22 Januari 2020.
Mengutip Everyday Health, efek samping dextromethorphan adalah muntah-muntah, mengantuk, perasaan mual, sembelit, diare, dan gatal-gatal.
Kandungan lain dalam obat sakit kepala yang dimaksud adalah parasetamol. Ternyata, sejak dulu memang banyak yang mengira parasetamol bisa membuat daging menjadi empuk. Namun yang perlu menjadi catatan, obat sakit kepala tak hanya mengandung parasetamol tapi juga bahan kimia lain yang akan masuk ke dalam daging.
“Kalau cuma 1 butir buat 1 panci gede sop daging dimakan 4 orang, ya nggak akan terasa efek apa-apa. Jika dalam dosis tertentu dan sering digunakan, bisa kecanduan,” pungkas dr Tan. (DETIK.com/ROS/DIK)