SUMENEP, koranmadura.com – Pasca ada informasi penghentian sementara gelombang jemaah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi, beberapa calon jemaah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, langsung menanyakan kepastian informasih tersebut kepada Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
Baca: Gelombang Jemaah Umrah Dihentikan Sementara, Ini Kata Kemenag Sumenep
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sumenep A. Rifa’i Hasyim mengatakan beberapa calon jemaah menanyakan hal itu melalui WhatsApp, tidak langsung ke Kantor Kemenag.
“Sejauh ini yang bertanya langsung ke Kantor Kemenag belum ada. Tapi kalau melalui WA sudah ada beberapa,” katanya, Kamis, 27 Februari 2020.
Menurut Mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep itu, dalam waktu dekat memang ada jadwal pemberangkatan jemaah umrah dari Sumenp, yakni ada Sabtu, 29 Februari 2020, lusa.
“Ada yang bertanya apakah yang untuk pemberangkatan tanggal 29 ini jadi berangkat atau tidak. Saya belum bisa memastikan,” ungkap dia.
Menurut dia, hari ini Bidang Haji Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur sedang koordinasi dengan beberapa pihak. Dia berharap siang ini atau nanti sore sudah ada kepastian, apakah yang untuk pemberangkatan 29 Februari bisa berangkat atau tidak.
“Mudah-mudahan hari ini sudah ada kepastian. Cuma untuk pengurusan visa (umrah), sepertinya mulai hari ini memang sudah ditutup. Tidak dilayani,” tambah Rifa’i.
Sekadar diketahui, Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara gelombang jemaah umrah dari beberapa negara, termasuk jemaah dari Indonesia. Kebijakan baru tersebut diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona ke Tanah Suci. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)